Semangat Kartini dalam Balutan Santri: Upacara Peringatan 21–22 April 2026 di Madrasah

Semangat Kartini dalam Balutan Santri: Upacara Peringatan 21–22 April 2026 di Madrasah

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026 sekaligus pelaksanaan upacara bulanan setiap tanggal 22 sebagai refleksi nilai-nilai Hari Santri, MI NU 22 Al Islam Jati menggelar upacara gabungan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan makna.

Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena menggabungkan dua nilai besar: semangat perjuangan perempuan Indonesia yang diwakili oleh Raden Ajeng Kartini serta karakter religius dan kedisiplinan santri. Seluruh peserta upacara, baik siswa maupun guru, mengenakan pakaian bernuansa santri yang mencerminkan identitas madrasah yang religius dan berbudaya.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ali Mustajab, yang bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, seluruh petugas upacara berasal dari siswa yang telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.

Dalam amanatnya, Kepala Madrasah menyampaikan pentingnya meneladani semangat juang dan ketekunan belajar yang dimiliki oleh R.A. Kartini. Beliau menekankan bahwa Kartini bukan hanya simbol emansipasi wanita, tetapi juga sosok yang memiliki tekad kuat dalam menuntut ilmu di tengah keterbatasan.

“Semangat Kartini harus kita hidupkan dalam diri kita semua, khususnya para siswa. Ketekunan dalam belajar, semangat untuk terus maju, serta keberanian untuk bermimpi adalah kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ujar beliau dalam sambutannya.

Selain itu, beliau juga mengaitkan nilai-nilai Kartini dengan karakter santri yang harus senantiasa menjunjung tinggi akhlak, kedisiplinan, serta semangat belajar. Dengan demikian, peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum pembentukan karakter peserta didik.

Pelaksanaan upacara gabungan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, kesetaraan, serta nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat identitas MI NU 22 Al Islam Jati sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter.

Dengan semangat Kartini dan jiwa santri yang melekat, seluruh warga madrasah diharapkan dapat terus melangkah maju, berkontribusi bagi bangsa, serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.