Tutorial Elektronik Penilaian Kinerja Guru Akun Kepala Madrasah

Tutorial Elektronik Penilaian Kinerja Guru Akun Kepala Madrasah

Elektronik Penilaian Kinerja Guru atau disebut dengan e-PKG adalah aplikasi berbasis online untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan PKG di Madrasah.

Berikut tutorial elektronik penilaian kinerja guru :

1. Buka e-PKG melalui laman e-pkg.midluwak.com

login e-pkg mi dluwak

2. Masukkan username dan password e-pkg anda, pastikan nama anda sudah muncul pada kolom nama

login e-pkg 2

 

3. Lengkapi Profil Kepala Madrasah pada menu Profil – Profil Kamad kemudian klik menu edit (warna hijau) dan simpan data anda (jika belum memiliki nip silahka beri tanda – pada kolom NIP)

edit kepala

4. Lengkapi profil madrasah pada menu Profil – Profil Madrasah kemudian klik menu edit (warna hijau) dan simpan data anda

edit profil madrasah

5. Tambahkan Penilai PKG sesuai dengan SK dari Kepala Madrasah pada menu Penilai –  Tambah Penilai

6. Isikan data Penilai sesuai SK dari Kepala Madrasah kemudian klik Simpan

7. Tambahkan PTK/Guru pada madrasah anda pada menu PTK – Tambah PTK dan isikan data

8. Tambahkan Guru yang akan dinilai pada menu PKG – Tambah PTK

9. Akan muncul menu seperti dibawah ini kemudian klik Tambahkan pada kolom guru sesuai dengan guru yang akan dinilai

10. Tambahkan Penilai dan tahun PKG

Jika detail guru belum muncul silahkan lengkapi melalui akun guru yang bersangkutan

11. Langkah terahir adalah menentukan periode pelaksanaan PKG, pada menu Periode kemudian klik edit (warna hijau)

 

Demikian Tutorial Elektronik Penilaian Kinerja Guru untuk Kepala Madrasah, semoga dapat memberikan manfaat untuk kita semua. Amin

Baca juga artikel lain disini

 

APLIKASI MASOOK SINKRON SIMPATIKA

APLIKASI MASOOK SINKRON SIMPATIKA

Aplikasi masook sinkron Simpatika ?. Banyak terdengar pertanyaan seperti ini dari beberapa Guru di Lingkungan Kementerian Agama, jawabannya adalah SUDAH.

Muncul pertanyaan kembalai “bagaimana aplikasi masook yang versi gratis ?”, jawabannya sama yaitu “sudah sinkron”. Berikut kami sampikan cara sinkronisasi aplikasi masook pada simpatika.

 

Sinkronisasi masook pada simpatika ada dua cara yaitu :

  1. Sinkronisasi secara sistem, yaitu proses sinkronisasi oleh sistem simpatika yang dilakukan setiap pukul 23:59 WIB. Jadi jika bapak ibu melakukan presensi pada aplikasi masook hari ini maka bisa dilihat secara otomatis esok harinya.
  2. Sinkronisasi manual, yaitu presensi yang telah kita lakukan pada aplikasi masook dapat disinkronkan secara manual tanpa menunggu sistem seperti pada poit 1 diatas.

 

Dari kedua proses sinkronisasi diatas tentunya untuk sinkron secara sistem kita cukup menunggu saja esok  hari maka presensi akan tercatat pada simpatika, lantas bagaimana cara sinkronisasi masook secara manual ?.  Simak tutorial sinkronisai manual aplikasi masook dibawah ini :

 

  1. Pertama, login dulu pada SIM Masook kemudain klik pada menu Simptika seperti yang saya lingkari dibawah ini, setelah  itu login menggunakan akun admin Simpatika Madrasah
APAKAH APLIKASI MASOOK SUDAH SINKRON SIMPATIKA ?
Login aplikasi Masook
  1. Setelah login, pilih menu organisasi anda

masook 2

  1. Selanjutnya pilih menu Riwayat Kehadiran

masook 3

  1. Setelah muncul menu daftar Guru yang sudah melalukan presensi, kemudian pilih menu SINKRONISASI (warna orange) diatas

masook 4

 

  1. Kemudian tentukan nama anggota/guru yang akan disinkron dan tanggal presensi yang akan di sinkronkan. Jika hanya akan mensinkronkan beberapa guru saja maka pilih nama anggota yang tertera, atau juga bisa centang pada semua anggota jika akan mensinkronkan semuanya.

masook 5

 

Nah, proses sinkronisai manual aplikasi masook ke simpataika sudah selesai, silahkan admin Simpatika Madrasah bisa cek pada akun madrasah pada menu absensi maka guru yang tadi sudah disinkronkan pada aplikasi masook sekarang sudah tercentang hijau pada memu kehadiran.

 

Demikian tutorial ini untuk menjawab pertanyaan apakah aplikasi masook sudah sinkron simpatika ?, dan semoga dapat menjadi referensi bagai bapak ibu semua

 

Baca juga tulisan lainnya disini

MADRASAH LEBIH BAIK LEBIH BAIK MADRASAH

MADRASAH LEBIH BAIK LEBIH BAIK MADRASAH

Madrasah Lebih Baik Lebih Baik Madrasah, ungkapan ini bukanlah sekedar semboyan biasa tapi terdapat makna yang cukup berarti, semua lembaga pendidikan pasti memiliki keinginan yang mulia, yaitu mencerdaskan siswanya. Orang tua yang cerdas tentunya tidak asal menitipkan anaknya di lembaga pendidikan, karena anak bukanlah untuk coba-coba. Sekolah tidaklah bertujuan untuk mendapat untung dari besarnya biaya pendidikan. Dengan semua biaya tersebut pasti kembali kepada sarana dan prasarana belajar siswa. Tapi timbul pertanyaan, apa kelebihan antara Madrasah dengan sekolah  lainnya ?, mari kita simak beberapa kelebihan Madrasah Ibtidaiyah dibanding Sekolah tingkat dasar lainnya.

 

Apa Beda Madrasah Ibtidaiyah dengan sekolah tingkat dasar lainnya?

Sekilas bisa dikatakan hampir tidak ada perbedaan. Karena keduanya sama-sama  memiliki waktu pembelajaran yang sama, yaitu enam tahun lamanya. Yakni, yang membedakan hanya terletak pada kurikulum belajarnya.

Kalau Madrasah Ibtidaiyah selain materi umum tapi lebih fokus pada pendidkan agamanya, termasuk dalam pakaian menggunakan seragam muslim. Sedangkan sekolah tingkat dasar lainnya dengan kurikulum umum sedangkan agama cukup satu mata pelajaran saja.

 

Apa alasan Madrasah Ibtidaiyah lebih unggul dari sekolah tingkat dasar lainnya ?

Bukan bermaksud mengunggulkan atau mengada-ada, dimana-mana kebanyakan Madrasah Ibtidaiayah lebih banyak jumlah siswanya. Orang tua tentunya tidak sembarangan menyekolahkan anaknya.  Inilah beberapa kelebihan Madrasah Ibtidaiyah dibanding Sekolah tingkat dasar lainnya, yaitu :

1. Terdapat Kurikulum Berbasis Agama

Sekolah tingkat dasar lainnya cukup menerapkan kurikulum berbasis IPTEK saja, sedangkan Madrasah Ibtidaiyah mempunyai dua kurikulum yang berjalan serasi, yakni paduan IPTEK dengan basis agama. Jadi wajarlah  jika melihat anak MI kebanyakan pintar membaca Al-Qur’an, belajar Fiqh, hingga Tajwid, namun juga terampil  mengerjakan Sains, Bahasa Inggris, dan sebagainya.

2. Terdapat Praktek Keagamaan

Jika hanya teori saja, maka anak-anak akan sulit  memahaminya. Di Madrasah Ibtidaiyah, anak-anak akan diajarkan berbagai materi praktek ibadah keagamaan. Selain itu, anak juga diberi tambahan wawasan. Jadi tidak hanya teori saja, siswa Madrasah Ibtidaiyah juga lebih banyak praktek.

3. Fasilitas Sesuai Dengan Biaya Sekolah

Banyak orang tua yang masih bertanya mengapa biaya sekolah beda. Sebenarnya jika melihat dari fasilitas yang sampaikan, Hal ini tentu masih   wajar. Masalahnya, semakin baik fasilitas pendidikan, maka kualitas pendidikan anak juga akan semakin meningkat.

Demikian sekilas ungkapan “Madrasah lebih baik lebih baik Madrasah”. Semoga ungkapan ini bermanfaat bagi Bapak dan Ibu wali murid, apakah Madrasah Ibtidaiyah baik atau tidak untuk pendidikan si buah hati.

 

Abdul Rohman

Penulis : Abdul Rohman, S.Ag.M.Pd | Guru MI NU 22 Al Islam Jati Plantungan Kendal

Baca Juga : artikel lainnya disini

SISWA-SISWI MI DLUWAK LAKSANAKAN ANBK BERBASIS KOMPUTER

SISWA-SISWI MI DLUWAK LAKSANAKAN ANBK BERBASIS KOMPUTER

Siswa kelas 5 MI Dluwak melaksanakan ANBK secara online berbasis Komputer selama 4 hari mulai hari senin (24/10/22) sampai hari Kamis (27/10/22).

ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer. ANBK diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) sebagai pengganti ujian nasional.

Lantas ANBK itu apa ?

Melansir situs ANBK Kemdikbud, dijelaskan bahwa Asesmen Nasional atau ANBK adalah adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Program evaluasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

ANBK ini mencakup beberapa instrument, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar. AKM ini digunakan untuk mengukur Literasi Membaca dan Menghitung para siswa, sedangkan Survey karakter ini digunakan untuk mengukur Sikap, Nilai Keyakinan dan Kepribadian yang mencerminkan karakter siswa. Lantas survey lingkungan belajar untuk apa ? tujuan survei ini adalah untuk mengetahui kondisi lingkungan belajar di satuan pendidikan tersebut.

“MI Dluwak melaksanakan ANBK sebagai upaya mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam belajar dan seperti apa kepribadian siswa tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di madrasah itu sendiri. Sehingga dapat menjadi evaluasi bagi madrasah untuk menentukan program demi mewujudkan generasi dluwak” Ujar Ali Mustajab selaku Kepala Madrasah.

Sebagai terobosan pertama yang dinilai paling esensial karena berhubungan langsung dengan upaya peningkatan mutu pendidikan, yaitu Asesmen Nasional, “Dengan terobosan tersebut, pembelajaran di sekolah sekarang lebih terfokus pada hal-hal yang esensial, yaitu kemampuan literasi, numerasi dan penguatan karakter, sehingga jauh lebih relevan,”

Menurut Tata, Peserta ujian, “Teman-teman sangat senang dengan adanya ujian ANBK berbasis Komputer ini, disamping kita dapat mengetahui kemampuan kita dalam belajar, kita juga dapat belajar tentang teknologi.

Saat ini, ekosistem pendidikan di Indonesia tidak perlu mengkhawatirkan ujian akhir yang menentukan kelulusan murid. Sebab, Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional, yang pada tahun 2020 sudah diikuti oleh lebih dari 6,5 juta murid dan 3 juta guru, berfokus pada perkembangan dan perbaikan capaian belajar serta lingkungan sekolah. “Hasil Asesmen Nasional bisa diakses di platform Rapor Pendidikan oleh pemerintah daerah dan sekolah sebagai bahan refleksi dalam menentukan langkah lebih lanjut yang berbasis data,”

(M. Radinalkhaq | Guru MI NU 22 Al Islam Jati)