Usulan Tunjangan Insentif Guru Telah Dibuka

Usulan Tunjangan Insentif Guru Telah Dibuka

Beradasarkan edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tanggal 31 Januari 2023 tentang Program dan Layanan SIMPATIKA Tahun 2023 bahwa usulan tunjangan insentif guru telah dibuka mulai tanggal 6 Februari sampai dengan 25 Maret 2023.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa pengusulan dilakukan  secara mandiri oleh PTK melalui akun SIMPATIKA masing-masing yang kemudian akan disetujui atau ditolak oleh Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya.

Data pokok yang wajib diperhatikan dan dipastikan kebenarannya adalah :

1. Nama lengkap

2. NIK

3. Tempat lahir

4. Tanggal lahir

5. Nama ibu kandung

Dari kelima data tersebut diatas wajib di cek kesesuaiannya dengan data pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain tentang pengusulan tunjangan insentif, pada surat edaran tersebut menerangkan bahwa data SIMPATIKA sudah sinkron dengan data EMIS, termasuk untuk mendaftarkan PTK baru harus mengisi data pokok level 1 pada EMIS dan untuk kelengkapand ata lainnya menggunakan akun SIMPATIKA masing-masing.

Berikut point pokok pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tanggal 31 Januari 2023 tentang Program dan Layanan SIMPATIKA Tahun 2023 :

  1. Seluruh GTK Madrasah wajib melakukan aktivasi melalui akaun PTK masing-masing pada SIMPATIKA mulai tanggal 1 Februari 2023;
  2. Seluruh GTK baru yang belum terdaftar pada SIMPATIKA dapat mendaftar keaktifannya dengan mengisi data pokok melalui regristasi GTK level 1 (satu) pada aplikasi EMIS. Kelengkapan data lainnya dapat menggunakan akun SIMPATIKA masing-masing;
  3. Penutupan regristasi NSM pada SIMPATIKA dan penonaktifan lembaga yang tidak memiliki NSM. Seluruh satuan Madrasah yang tidak memiliki NSM melalui program verifikasi dan validasi NSM pada SIMPATIKA akan dinonaktifkan dan seluruh guru dan tenaga kependidikan yang bersatminkal di madrasah tidak ber NSM akan dinonaktifkan;
  4. Kewajiban verifikasi dan validasi (verval) ulang seluruh GTK ASN, seluruh guru madrasah berstatus ASN wajib melakukan verval status kepegawaiannya pada SIMPATIKA. Informasi biodata kepegawaian guru berstatus ASN akan diambil berdasarkan data pada aplikasi SIMPEG. Jika data tidak sesuai agar melakukan perubahan pada SIMPEG;
  5. Modul penyaluran Tunjangan Kinerja bagi GTK ASN akan berdasarkan transaksi pada SIMPATIKA yang terintegrasi dengan aplikasi SIMPEG;
  6. Integrasi data siswa dengan EMIS, data siswa pada SIMPATIKA mulai diambil berdasarkan sumber data EMIS;
  7. Integrasi data sarana prasarana sebagai dasar ekuivalensi tugas tambahan akan diambil berdasarkan sumber data sarana dan prasarana pada EMIS;
  8. Integrasi dengan aplikasi PUSAKA terkait pencatatan kehadiran guru dan tenaga kependidikan madrasah;
  9. Pengusulan Tunjangan Insentif dan Khusus Guru dimulai tanggal 06 Februari s.d 25 Maret 2023. Pengusulan dilakukan oleh guru secara mandiri yang kemudian disetujui/ditolak oleh Kankemenag Kab/Kota. Guru wajib memastikan kesesuaian 5 (lima) atribut penting yaitu nama lengkap, NIK, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung sesuai dengan dokumen KTP/KK untuk menghindari tertolak sistem Dukcapil;
  10. Kewajiban melakukan verifikasi pada SIMPATIKA bagi yang terdeteksi menerima BSU ganda.

Dari sepuluh poin tersebut diatas dapat diambil kesimpulan bahwa seluruh data dan pendataan pada simpatika sudah terintegrasi dengan data EMIS baik data guru, data siswa bahkan sampai pada data sarana dan prasarana. Dan tentunya madrasah wajib memastikan kelengkapan dan kebenaran data EMIS masing-masing.

Selain integrasi data EMIS, SIMPATIKA juga telah terintegrasi dengan data Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Kementerian Agama Republik Indonesia.  Bahkan SIMPATIKA juga sudah terintegrasi dengan aplikasi terbaru dari Kemenag RI yaitu PUSAKA yang merupakan aplikasi presensi biometrik.

Demikian artikel tentang usulan tunjangan insentif guru, semoga dapat memberikan informasi kepada rekan rekan semua.

Silahkan untu Surat Edaran DISINI

Baca juga artikel menarik lainya DISINI

 

 

Cara Membuat Puisi Yang Baik dan Benar

Cara Membuat Puisi Yang Baik dan Benar

Cara membuat puisi yang Baik dan Benar, terkadang seringkali siswa banyak yang bertanya,

Gimana sih cara membuat puisi yang baik dan benar? Untuk itu mari kita simak tips nya di artikel berikut ini!

Apakah kamu pernah membuat puisi? Tentu pernah ‘kan? Baik itu tugas sekolah ataupun hanya sekedar hobi kalian saja.

Setelah mengetahui pengertian beserta unsur pembangun puisi, sekarang kita akan membahas bagaimana langkah-langkah membuat puisi.

Mungkin Anda berpikiran bahwa sepertinya membuat puisi itu mudah, namun pada nyatanya banyak yang harus diperhatikan agar puisi itu sendiri menarik saat dibaca dan mudah dipahami oleh pembaca.

Terus, bagaimana caranya membuat puisi yang baik dan benar? Yok, mari kita pelajari.

 

1. Menentukan Tema dan Judul

Pilihlah satu tema yang kamu inginkan sebagai acuan dalam membuat puisi, agar puisi kamu lebih menarik.

Tema puisi ada banyak sekali. Jadi, sebisa mungkin Kamu pilihlah tema yang menurutmu menarik.

Setelah menentukan tema, langkah berikutnya adalah menentukan judul yang berpacu pada tema.Misalkan kita menentukan temanya, yaitu kesetiaan.

 

2. Tenentukan Kata Kunci

Setelah menentukan tema, langkah-langkah menulis puisi berikutnya adalah menentukan kata kunci, dan kemudian mengembangkan kata kunci tersebut.

Jika anda telah menemukan tema, misalnya tadi kesetiaan, maka berikutnya ialah menemukan kata kunci yang berkaitan dengan keabadian tersebut.

Apabila sudah dirasa cukup untuk memulai membuat puisi, maka anda tinggal mengembangkannya dalam sebuah kalimat atau larik puisi.

Misalkan satu kata kunci digunakan untuk satu larik. Atau mungkin bisa saja satu kata kunci kemudian dikembangkan menjadi satu bait.

 

3. Menggunakan Gaya Bahasa

Langkah langkah menulis puisi berikutnya ialah dengan menggunakan gaya bahasa. Salah satunya ialah dengan majas, misalnya majas perbandingan atau majas metafora.

 

4. Kembangkan Puisi Seindah Mungkin

Berikutnya ialah mengembangkan semua langkah di atas menjadi puisi yang indah.
Susunlah kata-kata, larik-larik puisi menjadi bait-bait.

Kembangkan menjadi satu puisi yang utuh nan bermakna. Anda harus mengingat bahwa puisi bukanlah sebuah artikel.

Tulisan yang Anda buat untuk puisi haruslah ringkas, padat, dan juga indah.

Pilih kata yang sesuai yang mewakili unsur keindahan sekaligus makna yang padat.

Ingatlah tiga hal yang berkaitan dengan kata dan larik dalam menulis puisi tersebut, yaitu:

Kata adalah satuan rangkaian bunyi yang ritmis atau indah, ataupun yang merdu.
Makna kata dapat menimbulkan banyak tafsir

Mengandung imajinasi yang dalam tentang hal yang dibicarakan si penulis puisi.

Berikut adalah contoh puisi:

 

Kepingan kepingan Luka

Senja yang berlukiskan kelabu

Awan yang bertuliskan sendu

Mengingatkan semua kenangan ini

Rintihan tangis yang menyayat hati

 

Inilah keping-keping luka

Kini Telah menjadi cahaya lara

Berhiaskan kerlip rembulan ku Merasakan tetes kepahitan

 

Kutumpahkan setiap tetes mutiara Kutahan setiap perih nan siksa

Meronta dalam dekapan doa

Merintih dengan cinta

 

Salahkah diriku memandang

Kenangan di pagi yang telah hilang

Bagaikan pelangi dimakan hujan

Hilang tanpa ada goresan.

 

 

Jangan lupakan pemilihan tema yang menurutmu menarik, agar pembaca puisi bisa memahami maksud dan perasaan yang disampaikan si penulis di dalam puisi tersebut.

 

Pemilihan kata, gaya bahasa ataupun majas juga sangat penting dalam pembuatan pusi.

Buatlah puisi mu se indah dan sebagus mungkin.

 

Bagaimana,? Sudah paham kan sekarang bagaimana cara membuat puisi yang baik dan benar.

 

Semoga artikel ini dapat membantu dan menginspirasi anda.

Baca juga artikel lainnya. Continue reading →

Dian Novita Anggraini Juara 1 Lomba Catur

Dian Novita Anggraini Juara 1 Lomba Catur

Dian Novita Anggraini juara 1 lomba catur porsema tingkat kabupaten Kendal tahun 2022 yang akan berlomba mewakili kabupaten di tingkat provinsi Jawa Tengah. Siswa MI NU 22 Al Islam Jati kelas 6 ini berhasil mengalahkan puluhan peserta dari beberapa kecamatan di kabupaten Kendal.

dian nofita anggraini

Salah satu keunggulan MI NU 22 Al Islam Jati atau MI Dluwak adalah mencetak generasi yang berpretasi baik akademik maupun non akademik.

Mohon doa dan dukungan agar ananda Dian Nofita Anggraini dapat meraih hasil yang maksimal di ajang lomba PORSEMA cabang catur tingkat Provinsi Jawa Tengah.

 

Pengaturan Verifikasi Wajah Masook Simpatika

Pengaturan Verifikasi Wajah Masook Simpatika

Masook, kalimat baru bagi operator yang sedang ramai. Masook adalah sistem layanan presensi biometrik scara online dengan menggunakan face detection and lifeness detection sebagai autentifikasi. Terus gimana caranya untuk pengaturan verifikasi wajah masook simpatika ?. Yuk, simak tutorialnya sebagai berikut

1.  Konfigurasi Umum

konfigurasi masook

Centang pada menu Verifikasi Data Wajah menggunakan Perangkat Pengguna pada menu perangkat, teman teman juga sekalian mengatur konfigurasi lainnya sesuai dengan kebutuhan madrasah dan jangan lupa klik SIMPAN pada menu kanan atas berwarna orange

pengaturan wajah masook

2. Kelola anggota

Pastikan bahwa semua guru sudah sudah terdaftar pada aplikasi masook madarasah anda melalui menu kelola naggotaa – daftar anggota – SET MODEL PRESENSI kemudian centang data guru

kelola ptk masook

kelola guru

 

 

Yups, pengaturan selesai, silahkan login menggunakan masook guru masing-masing dan menu verivikasi wajah akan muncul secara otomatis dengan klik pada memu DAFTARKAN WAJAH SEKARANG kemudian ambil foto terbaik anda, SELESAI

vrifikasi wajah

 

Demikian tutorial pengaturan verifikasi wajah masook pada aplikasi masook simpatika, semoga bermanfaat

Untuk panduan lengkapnya silahkan kunjungi BANTUAN MASOOK

Baca juga artikel lainnya DISINI

Cah Ndeso Turun Gunung

Cah Ndeso Turun Gunung

Cerita waktu kuliah ternyata mengasyikkan, terasa jiwa muda kembali sebagai cah ndeso turun gunung.  Saya merasa sangat beruntung bisa kuliah, padahal saya  hidup dipelosok kehidupan orang tua juga pas-pasan, uang sangu juga sering kurang. Waktu itu pada jaman saya tahun 1992 dari kampung masih jarang anak-anak kampung yang melanjutkan kuliah. Sekolah jaman dulu jauh berbeda dengan jaman sekarang, sungguh sangat terkesan tiap berangkat membawa bekal beras, terkadang juga ketela. Kalau waktu tiba bayar semesteran terkadang orangtua hutang sana sini bahkan jual-jual  barang, kasiahan juga lihat orang tua. Pernah bilang sama orang tua, kira-kira  berat saya berhenti kuliah saja. Ternyata orang tua tetap semangat, orang tua  bilang “ kowe ora usah ngurusi biaya, sing penting belajar wae. Urusan biaya wong tuo sing mikir”. Sungguh saya sangat berterimakasih kepada kedua orang tuaku, juga orang-orang yang sudah memudahkan urusannya.

Cah Ndeso Turun Gunung
Foto : Abdul Rohman

Kembali lagi kecerita kuliah cah ndeso turun gunung. Pada awal-awal perkuliahan terasa sangat berat. Pada jaman itu setiap awal masuk kuliah selalu ada yang namanya OSPEK(Orientasi Mahasiswa dan Pengenalan Kampus). Kegiatan ini dilakukan oleh senior-senior mahasiswa. Kegiatan ini ada istilah balas dendam turun temurun yang sudah berjalan lama. Aturan buat mahasiswa rambut gundul, sedangkan buat mahasiswi rambut dikucir kecil-kecil dengan tali rafia. Tidak boleh bawa tas, semua bekal dimasukkan karung gandum segitiga. Tiap hari selalu ada tugas yang aneh-aneh bahkan selalu mencari-cari kesalahan, hampir tiap hari kena hukuman dan sangsi, lama-lama jadi terbiasa dan ingin dapat sangsi. Suatu hari ada tugas bawa air putih masukkan botol, tapi botol tersebut sengaja saya isi dengan sprite. Tiba saatnya pagi-pagi cek bekal karena senior kurang jeli maka lolos juga dari pengecekan, karena dari awal berharap dapat sangsi, saya sengaja caper(cari perhatian). Waktu mau minum sengaja kocok-kocok  botol, pas buka botol air sprite langsung muncrat, maka dah pasti kena sangsi.

Sempat berfikir, ternyata sangat berat jadi mahasiswa. “Kira-kira kuat gak ya” setelah lewat satu bulan suasana jadi lain. Senior yang tadinya galak-galak berubah 180% sekarang jadi ramah juga baik. Kuliah terasa mengasyikkan, dosen menyampaikan materi dengan santai, mahasiswa tak harus mencatat bahkan boleh mendebat dosen. Banyak teman dari berbagai penjuru. Senangnya jadi mahasiswa.

Mahasiswa sudah dianggap dewasa, dalam penampilan tak banyak aturan, pake kaos dan celana jin juga tak masalah yang penting sopan. Karena waktu awal masuk rambut gundul, bertahun-tahun sengaja gak potong rambut. Senang banget punya rambut panjang, makin tambah pedhe saja jadi mahasiswa.

Hari-hari terasa menyenangkan, punya banyak teman dengan banyak tingkah. Ada juga mahasiswi berlagak model, tiap hari ganti busana terkini. Sedang saya hanyalah orang desa yang pas-pasan, kuliah pake celana jean bolong, terkadang seminggu gak dicuci. Ternyata ada yang lain mahasiswa yang cuek, rambut gimbal dan pake celana jean bolong. Sungguh benar-benar bebas kreasi.

Tak terasa kuliah dah berjalan 3 tahun, kebetulan saya kumpul dengan anak-anak berjiwa seni. Selain ikut teater saya juga senang kegiatan naik gunung. Hampir gunung di Jawa tengah sudah pernah kepuncak, bahkan gunung Rinjani yang terletak di Lombok juga pernah sampai puncak. Gunung rinjani terkenal dengan segoro anak, sungguh sangat indah.

Abdul Rohman
Foto : Abdul Rohman pendakian gunung Merbabu

Demikian sedikit cerita dari anak gunung, mudah-mudahan bisa menginspirasi.

 

Penulis : Abdul Rohman | Alumni MI Dluwak tahun 1986

Baca juga artikel lain disini

MI Dluwak Unggul dalam Prestasi

MI Dluwak Unggul dalam Prestasi

MI NU 22 Al Islam Jati ternyata tidak hanya unggul dalam kuantitas baik dari segi tenaga kependidikan, sarana prasarana dan lain sebagainya. Namun MI NU 22 Al Islam Jati atau yang sering disebut MI Dluwak unggul dalam prestasi.

Prestasi yang pernah diraih oleh MI NU 22 Al Jati tidak hanya diraih oleh para siswa, namun beberapa prestasi penting juga diraih oleh tenaga pendidik.

Sebagai salah satu contoh pada tahun 2022 , salah seorang guru yaitu bapak Ali Mustajab menjadi juara 1 lomba “Inovasi Layanan Digital” dalam rangka Hari Amal Bakti Kemenag ke 76 yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kendal. dan masih banyak lagi prestasi-prestasi yang diraih oleh MI NU 22 Al Islam Jati sebelumnya.

juara 1 lomba hab

Pada bulan oktober tahun 2022, salah satu peserta didik atas nama Dian Nofita Anggraini juga meraih prestasi yang sangat membanggakan sebagai Juara I Lomba Catur dalam rangka PORSEMA tingkat kabupaten Kendal dan berhak untuk mewakili kabupaten Kendal menuju tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2023. Untuk itu mohon do’a restunya mudah mudahan ananda Dian Nofita Anggraini bisa meraih prestasi yang diharapkan

juara catur novita

Masih banyak lagi prestasi-prestasi yang diraih oleh pendidik maupun siswa dalam kurun waktu satu tahun terahir ini, diantaranya :

Kategori Pendidik :

  1. Juara 1 lomba bulu tangkis ganda campuran PERGUNU Kecamatan Plantungan
  2. Juara 2 lomba bulu tangkis ganda putra PERGUNU Kecamatan Plantungan

Kategori Siswa :

  1. Juara 1 lomba pencak silat wirakola PORSEMA Kecamatan Plantungan
  2. Juara 1 lomba bulu tangkis putri PORSEMA Kecamatan Plantungan
  3. Juara 1 senam Nahdlatul Ulama’ PORSEMA Kecamatan Plantungan
  4. Juara 2 lomba puisi religi putra PORSEMA Kecamatan Plantungan
  5. Juara 2 lomba lari sprint putra PORSEMA Kecamatan Plantungan
  6. Juara 2 lomba pidato bahasa jawa PORSEMA Kecamatan Plantungan
  7. Juara 2 lomba karaoke qosidah putri PORSEMA Kecamatan Plantungan
  8. Juara 3 lomba kaligrafi PORSEMA Kecamatan Plantungan
  9. Juara 3 lomba takraw PORSEMA Kecamatan Plantungan
  10. Juara harapan 1 lomba marching band dalam rangka Hari Santri Nasional Kecamatan Plantungan

Demikian tulisan ini saya sajikan, semoga menjadi motivasi kepada semua guru maupun siswa untuk menjadi generasi MI Dluwak Unggul dalam Prestasi seuai dengan slogan MI Dluwak yaitu disiplin, loyal, unggul, wawasan lingkungan, akhlakul karimah dan kreatif

 

Abdul Rohman

Penulis : Abdul Rohman, S.Ag.M.Pd | Guru MI Dluwak

Baca juga artikel lainnya disini

KENANGAN DI MI NU 22 AL ISLAM JATI

KENANGAN DI MI NU 22 AL ISLAM JATI

Kenangan di MI NU 22 Al Islam Jati.
Yaa, sebuah gedung Sekolah tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang terletak di Dusun Dluwak Desa Jati Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal dibawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Kendal.
Sedikit kubagikan cerita ku,
Aku lulus di tahun 2011.

kala itu kelasku diisi oleh 9 anak, eist jangan salah, biarpun cuma 9 anak tapi rame’nya bukan maen.. mungkin jika lomba rusuh ataupun rame antar kelas pasti kelasku yang menang..

Oh iya dari ke 9 anak itu kami terdiri dari 4 perempuan dan 5 laki laki.

Dari ke 8 temanku itu yang paling berkesan adalah Wawan, dia itu termasuk orang yang unik, dari segi candaannya, gaya bicaranya, dan yang paling teringat dikepala adalah postur tubuhnya.

Ya mungkin bisa kalian lihat gambar di atas, bagaimana postur tubuhnya? Yaa posturnya yang menjulang tinggi di umur yang terbilang masih kecil, bahkan para Bapak Ibu Guru pun terlampui tinggi nya.

Kami berlima kala itu sempat membuat Geng sekolah, haha yaa pada masa itu memang nama geng/ gangster sedang trend, jadi kami sok sok an jadi geng di sekolah kala itu.

Setelah geng dirasa sudah tak nge trend lagi kami pindah ke aliran Band, hahaha ingin tertawa rasanya jika mengingat itu.

Waktu itu band kami diberi nama Slayer Band, setiap hari kami selalu rusuh, mengepak epak meja, sambil nyanyi nyanyi tidak jelas didalam kelas.

Yang masih teringat di kepala ku, waktu itu kami sering sekali meng cover lagu Yolanda lagu dari kangen Band, maklum lah waktu itu memang era masa keemasan mereka. Kami cover lagu itu namun seiring kali lirik nya diubah menjadi candaan-candaan.

Tapi jangan Salah sangka, biarpun kami bandel, selalu bergurau, Namun Bapak Ibu guru selalu sabar dalam menghadapi sikap kami.

Mereka tak kenal lelah dalam mengajar kami, selalu mengingatkan akan hal” yang baik, terutama di bidang akhlaq. Buktinya kami waktu itu Lulus semua dengan hasil ujian nasional yang membanggakan.

Nahh untuk kalian adik adik yang sekarang sedang menimba ilmu di MI NU 22 AL ISLAM JATI semangat yaa belajar nya, jangan seperti kami kala itu, manfaatkanlah setiap hari mu untuk belajar.

Buat bangga lah kedua orang tuamu, Gurumu, dan teman temanmu. Buktikan pada dunia bahwa Kalian murid murid MI NU 22 AL ISLAM JATI bahwa kalian Bisa, kalian cerdas, kalian mampu bersaing dalam hal kebaikan, dan juga dalam prestasi.

Sekian sedikit cerita kenangan ku di MI NU 22 AL ISLAM JATI kali ini, semoga bisa dijadikan motivasi. Eitsss jangan kawatir masih banyak cerita kenangan lainnya lho, Karna di MI NU 22 AL ISLAM JATI kami menyimpan segudang kenangan.

 

Burhani Fasikhul Lisani

Penulis : Burhani Fasikhul Lisani | alumni MI NU 22 Al Islam Jati